Tuesday, June 23, 2020

Penelitian Terhadap Orang Yang Kecanduan Judi


akan ada orang yang suka kalah bahkan mereka yang kecanduan judi. Tapi tetap saja mereka terus saja bertaruh. Jika ada pendapat kalau bandar selalu menang, kenapa tidak sekalian menaruh uang kalian semua ? Pada dasarnya Orang-orang yang  sudah kecanduan judi Online mengatakan bahwa, meski kekalahan mereka sudah bertumpuk banyaknya, selalu akan ada rasa yang ingin membawa mereka kembali ke meja kartu judi atau mesin slot.

“Saya sangat suka sekali berjudi pada setiap waktu,” ungkapan dari salah seorang mantan penjudi yang sudah bertobat pada Scientific American pada tahun 2013. “Saya sendir sangat menyukainya dan saya suka akan rasa yang saya dapatkan.”

Dan yang baru terjadi belakangan ini, ada seorang eksekutif Wall Street mengakui bahwa dia telah menipu keluarganya, teman dan orang lain dengan jumlah uang yang fantasiti yakni US$100 juta atau sekitar Rp1,3 triliun lebih untuk membiayai hobi judinya.

“Karena hal tersebut hanya satu cara agar saya bisa dapat uang untuk memenuhi kecanduan berjudi saya,” ungkapnya di saat pengadilan.

Akan tetapi andaikan seseorang telah kehilangan uang dan mungkin malah kehilangan pekerjaan atau rumah sebagai dampak dari seringnya berjudi  ada yang patut kita pertanyakan bagaimana bisa rasa kepuasan itu bisa melebihi pengorbanan yang telah mereka buang?

Perlu digaris bawahi kalau dalam rumusan seorang penjudi yang harus diingat adalah, orang berjudi bukan hanya mencari kemenangan saja. Mark Griffiths adalah seorang psikolog di Nottingham Trent University yang spesialisasinya adalah sebagai pemaham unggul dari perilaku seseorang yang sudah kecanduan . Dan dirinya mengatakan bahwa seorang penjudi punya banyak motivasi atas kebiasaan yang biasa mereka lakukan itu.

Pernah diadakan survey acak terhadap 5.500 penjudi, tujuan untuk memenangkan uang banyak adalah faktor yang paling utama. Akan tetapi kemudian itu harus diikuti dengan rasa yang menyenangkan dan juga seru.

“Walaupun anda sudah mengalami kekalahan dalam berjudi, tubuh Anda masih menghasilkan adrenalin dan endorfin,” katanya.

“Orang dalam berjudi itu juga membeli hiburan.”

Pendapat diatas didukung oleh hasil penelitian tahun 2009 yang dilakukan oleh seorang peneliti dari University of Stanford di California, dan dari hasil penelitina tersebut dirinya  menemukan bahwa ada sekitar 92% orang sudah kehilangan batasan atau dasar yang tak bisa mereka lepaskan pada akhirnya sebagai dampak dari ketagihan judi.


Thursday, May 28, 2020

SHARING DARI MANTAN PECANDU JUDI ONLINE - PART 3 ( Bagian Akhir)

Kisah kali ini adalah sambungan dari blog saya yang sebelumnya terkait sharing cerita tentang seseorang berhasil tobat berjudi. Kali ini lanjutan sharing kisah nyata dari seorang mantan pecandu judi online bagian yang terakhir.

PART III - FINAL

 Dan pada saat itu sayapun harus mencari bantuan ke dokter jiwa atau psikiater dan kemudian oleh dokter itu saya diberi obat anti-depresan jenis Serotonin atau SSRI dengan tujuan kecemasan saya dapat berkurang.

Hari-hari terasa amat gelap, menjalani hari seperti tidak ada tujuan, perasaan terasa kosong. Saya sampai bertengkar dengan keluarga dan pacar karena saya membohongi mereka untuk memperoleh uang berjudi dengan harapan bisa memperbaiki kekalahan judi. Saya sadar hal tersebut adalah omong kosong. Perjudian hanya akan terus menguras kerja keras dan hidup. Bodohnya saya tetap membiarkan diri saya dikuasai setan judi.

Beruntungnya saya masih memiliki keluarga dan kekasih masih sangat menyanyangi saya,  mereka dengan hati yang besar masih mau memaafkan saya. Dan mulai dari situ saya telah memiliki tekad untuk berhenti total dari judi, dan saya memulainya kembali dari semuanya semenjak awal (tanggal 19 Maret 2020). Saya pun mulai melunasi hutang kartu kredit sebesar 50 juta dan juga mulai  sedikit sedikit menabung dari awal demi cita-cita saya yang belum saya capai yakni membahagiakan mama dan kakak saya serta menikahi kekasih tercinta saya.

Bagi teman-teman yang telah membaca kisah ini, saya sangat berharap teman-teman jangan pernah menyentuh yang namanya perjudian. Permainan Judi hanya indah di awal saja, namun setelah itu saat setan judi sudah merasukimu kalian hanya akan mendapatkan kemiskinan dan kesengsaraan yang tersisa. Pada umumnya bila anda merupakan anggota baru, tentunya Anda akan diberikan kesempatan menang terus-terusan pada awalnya. Akan tetapi selanjutnya Anda akan dibuat kalah terus. Ingat, dalam arena perjudian Anda adalah penyumbang dana bagi para bandar judi. Perlu juga diketahui kalau bandar adalah orang yang mengerti dan mengatur arah permainan sehingga arena permainan judi tidaklah adil untuk bagi para pemain. Sepintar apapun Anda, ratio kekalahan Anda akan selalu lebih besar daripada kemenangan ingat hal itu baik baik.Presentase kemenangan Anda sudah diatur oleh bandar jadi segera berhentilah menafkahi para bandar judi, yang kalian harus nafkahi  adalah anak anakmu,orangtuamu dan juga orang orang yang lebih membutuhkan . Jadi sya tekankan sekali lagi Jauhilah lingkaran setan judi

Teruntuk kalian kalian yang masih senang berjudi, saya sangat berharap kalau teman-teman harus bisa berhenti sekarang juga sebelum semuanya menjadi terlambat. Kalian harus bisa menjauhi lingkungan pergaulan sesama penjudi. Dan juga jauhi permainan yang berhubungan dengan judi. Dan yang paling penting hilangkan pikiran untuk membalas kekalahan Anda. Kalian semua harus bisa mengikhlaskan itu semua sebelum kalian kehilangan segalanya yang kita miliki. Ingatlah karena judi dapat membuat diri kita menjadi sombong dan dibutakan oleh uang semu.

Monday, May 25, 2020

SHARING CERITA DARI MANTAN PECANDU JUDI ONLINE - (Part 2) SJ


Cerita berikut adalah sambungan dari blog saya yang sebelumnya terkait sharing cerita tentang tobat berjudi. Berikut lanjutan sharing kisah nyata dari seorang mantan pecandu judi online.

PART II
Sekali lagi  saya mencobanya dan tidak pernah menyerah untuk bermain lagi pelan-pelan dan bertekad untuk membayar semua kekalahan saya yang angkanya mencapi sekitar 600 juta. Setelah mencapai angka ini saya sempat berhenti berjudi selama sebulan. Dan lagi lagi entah bagaimana sampai akhirnya saya tergoda kembali untuk berjudi karena rasa ingin mengisi waktu luang dan sambil menghasilkan uang. Kali ini saya telah menyiaka-nyiakan kesempatan yang diberikan sang pencipta untuk berbenah diri sehingga pada kali ini saya semakin menggila tanpa mengingat rasa bersyukur lagi. Akhirnya saya mengalami kekalahan dalam jumlah yang besar dan dalam keadaan panik terus bertaruh semakin besar dan besar lagi.

Sampai puncaknya pada tanggal 17 Desember 2019, saya melakukan deposit awal 50 juta pada Agen Judi Online Terpercaya yang biasa saya main dan saya juga langsung memasang 50 juta. Kemudian 50 juta itu lenyap hanya dalam waktu 12 detik. Dan selama 7 hari itu saya kalah hampir dengan jumlah 100 juta per harinya sehingga kekalahan saya seluruhnya mencapai 700 juta. Uang saya kali ini habis total.

Lalu kemudian dengan besar harapan saya bisa mengembalikan semua kekayaanku, dari SBOBET saya berpindah bermain di situs Maxbet sambil berharap mendapatkan keberuntungan yang lebih baik, dengan menggunakan gaji yang baru saya terima. Akan tetapi hasilnya masih sama, saya terus mengalami kekalahan. Saya melakukan deposit dengan jumlah mencapai 140 juta. Namun semuanya habis kembali. Dan dari sini saya merasa depresi yang amat dalam. Setiap malam gelisah dan cemas. mau tidurpun sulit, berkeringat setiap tidur di ruangan berAC maupun tidak. Dalam menjalankan hobi futsal dan kuliner saya biasanya, tapi saat depresi hobi yang saya lakukan terasa hambar. Saya lebih banyak mengurung diri di kamar.  Selalu teringat kekalahan yang saya alami setiap harinya. Saya selalu merasa bersalah sampai muncul bisikan-bisikan negatif di kepala bahwa saya tidak sangat tidak berguna, bahkan sempat ada bisikan untuk melakukan bunuh diri. 

Friday, May 22, 2020

SHARING CERITA DARI MANTAN PECANDU JUDI ONLINE - (Part 1)


Salam buat para pembaca,  kalian bisa panggil saja saya Mr . X, saat ini saya sudah berumur 25 tahun. Kali ini saya ingin berbagi cerita tentang keterpurukan karena masuk ke dunia perjudian.

Sebelum mengenal judi saya adalah anak laki-laki yang masih polos.akan tetapi saya tidak pernah berpikir akan berbuat dosa besar sampai saya mengenal judi. Waktu sudah berjalan 6 bulan lamanya sejak pertengahan bulan Oktober 2019. Saya mengenal perjudian dari teman-teman kantor saya di salah satu perusahaan yang ada di Indonesia. Perusahaan yang berkelas, namun memiliki lingkup yang buruk.

Saya memulai bermain judi dari nominal 1 juta untuk sebuah situs baccarat online yaitu Sbobet kemudian dengan jumlah uang yang lebih besar lagi 13 juta dan dari sini saya berhasil memperoleh kemenangan mencapai angka 60 jutaan. Dan kali ini saya melihatnya sebagai peluang cepat untuk mendapatkan uang banyak secara singkat. Namun dari titik inilah awal petaka kehancuran yang menimpa diri saya yang tadinya hanya coba-coba ternyata saya mulai merasakan kecanduan judi online karena kemauan saya akan mendapatkan uang yang banyak dengan cara cepat dan singkat dan tanpa harus cape cape kerja. Uang tabungan saya setiap harinya terus bertambah pesat karena sebagian besar biaya hidup saya dibiayai dari penghasilan kemenangan dari kegiatan judi yang saya lakukan. Cukup memprihantikan hampir setiap hari saya berjudi dan akhirnya telah menjadi hobi saya sehari hari.

Kemudian saya mulai merasakan dari kegiatan perjudian yang saya lakukan ini telah  memberikan suatu kondisi yang grafiknya naik  dan turun, namun saya terus bermain dikarenakan jumlah uang yang saya dapatkan semakin bertambah banyak. Saya terus bermain hingga memiliki modal sekitar hampir 400 juta. Kemudian saya bermain lagi lalu menang hingga melipatkan jumlah uang saya yang sebelumnya 400 juta menjadi 800 juta. Dan pada poin ini saya mulai ditegur oleh pencipta dimana saya mengalami kejadian yang cukup membuat saya syok pertama saya kehilangan semua uang hingga tersisah 75 juta saja.

 

Tuesday, May 12, 2020

SKANDAL JUDI PARA ARTIS DAN AKTOR HOLLYWOOD


Cerita di Buku ratu poker yang paling terkenal, yakni Molly Bloom, telah mengungkapkan begitu banyak cerita menarik dan seru mengenai kegemaran para superstar Hollywood terhadap permainan perjudian itu. Bebrerapa nama dalam daftar rahasia tersebut termasuk Matt Damon, Ben Affleck, Leonardo DiCaprio, dan Tobey Maguire. Dan untuk lima peringkat teratas aktor Hollywood yang paling kecanduan pasti akan membuat Anda terkejut. Slah satu di antaranya terdapat nama artis cantik yang begitu populer yakni Cameron Diaz.

Aktris ini secara langsung pernah mengakui kecanduan berat permainan judi dan dirinya tidak bisa mengendalikan diri. Hal tersebut tidaklah mengherankan karena Cameron membintangi beberapa film dengan tema tempat pengambilan gambar di  dalam kasino.

Dengan berlalunya waktu ke waktu, dirinya sempat membeli keping permainan dan bahkan ambil bagian dalam turnamen poker. Cameron begitu menikmati prosesnya, dan akhirnya semua uang yang berhasil dimenangkann  telah disumbangkan untuk anak-anak penderita kanker.

Mungkin suatu saat kita semua akan melihat Cameron di antara pemenang permainan “Mega Moolah.” 

Dan kini cerita tentang  Matt Damon. Jenis permainan judi yang paling disukai oleh Damon adalah poker (Texas Hold’em). Matt Damon telah menjadi pesakitan judi pada tahun 1998 ketika membintangi film Shuler.

Dirinya telah belajar dari para profesional pemain poker lainnya dan dia juga mengunjungi kasino bawah tanah di kota New York.Sang Aktor itu bahkan juga turut menghadiri turnamen tertutup yang diselenggarakan oleh Molly Bloom.

ada berbagai macam sumber yang menyatakan bahwa sang aktor Hollywood itu pernah mengalami kekalahan  yang terbilang besar yakni senilai lebih dari 40.000 dollar AS hanya dalam satu permainan saja. Sekarang Matt Damon hanya berpartisipasi dalam turnamen amal dan bermain bersama dengan teman-temannya.

Begitupun juga dengan kisah menarik kisah dari aktor George Clooney yang juga teman baik Matt Damon. Clooney sangat menggemari dunia judi sehingga dirinya turut menginvestasikan lebih dari 7 juta dollar AS untuk membangun sebuah kasino yang dilengkapi hotel dan kondominium mewah.

Ada beberapa rumor yang mengatakan bahwa dari kecanduan judi menjadi alasan utama Clooney harus berpisah dengan sang kekasih dahulu Elisabetta Canalis. Namun sekarang Clooney masih terus berpartisipasi dalam berbagai turnamen, termasuk ajang amal.

Dan dari semua itu kisah menarik tentang kecanduan judi para superstar Hollywood adalah tentang Ben Affleck. Nama Affleck telah dikaitkan dengan skandal yang sangat besar sekali. Ben sekali menghitung kartu dan sambil bermain blackjack dirinya mampu memenangkan 800.000 dollar AS dalam waktu satu malam. Dirinya memberi tip kepada karyawan kasino dengan jumlah kurang lebih mencapai 150 ribu dollar AS. Jumlah yang sungguh fantastis bukan..

Tuesday, April 7, 2020

JUDI TIDAK BISA MEMBUAT ANDA MENJADI KAYA

JUDI TIDAK MEMBUAT ANDA MENJADI KAYA

Di jaman milenial ini banyak sekali kita menemukan cara untuk mencari uang dengan cepat dan mudah. Pada kehidupan sehari hari di jaman sekarang ini banyak semacam tukang minta minta atau bahasa umumnya pengemis bisa kita temui di setiap sudut jalan di Kota besar di Indonesia.
Mereka semua rata rata memiliki standar penghasilan yang cukup tinggi dan hanya dengan melakukan cara minta minta kepada orang yang terlihat lebih mampu dari mereka.
Itu menurut saya pekerjaan yang cukup mudah karena mereka hanya perlu meminta dengan menunjukkan muka sedih dan kumuh.

Masih ada lagi cara mudah untuk para manusia malas yang hendak menjadi kaya dan mendapatkan uang sebanyak banyaknya dengan sedikit usaha saja.
Ya mereka bisa melakukannya dengan cara berjudi. Kalian tahu donk apa arti dari berjudi ?
Berjudi itu adalah suatu kegiatan menafsirkan atau berspekulasi terhadap hasil dari sesuatu objek yang dijadikan sebagai media judi. Media judi itu bisa berupa tebakan angka, hasil dari suatu pertandingan olah raga, menebak kartu permainan, dan masih banyak lagi.

Judi itu merupakan hal yang sangat mudah sekali dilakukan pada kehidupan sehari hari , tapi dengan catatan kegiatan judi itu merupakan kegiatan yang dianggap melawan hukum, jadi bila kalian melakukan kegiatan berjudi di suatu tempat terbuka dan dapat dilihat oleh orang lain pada umumnya
maka bersiap siaplah kalian apabila aparat hukum dapat dengan legal menangkap  kalian semua yang melakukan kegitan berjudi yang merupakan kegiatan melawan hukum.

Banyak orang mempunyai pikiran atau stigma bahwa berjudi bisa membuat diri seseorang menjadi cepat kaya. Apakah itu benar teman - teman ? Langsung saya jawab aja yah mau dilihat dari segi apapun judi itu hanya bisa membuat orang kaya dengan jumlah presentase yang sangat kecil sekali.
Lebih banyak orang yang jatuh miskin atau bangkrut karena berjudi.
Efek dari berjudi itu sangat merugikan sekali, apapun akan hancur apabila kalian suka melakukan judi. Korban dari judi itu memang tidak berdampak langsung ke si pelaku penjudi tetapi dampak yang akan langsung dirasakan adalah orang orang terdekat dari si penjudi tersebut sebagai contoh orang tua dari anak atau anak itu sendir dan juga pasangan hidup dari orang tersebut

Saran saya apabila kalian yang masih suka melakukan perjudian cobalah berpikir dengan baik baik, Judi itu tidak dapat membuat kalian menjadi kaya dengan cepat ataupun mudah.
Ingat berjudi itu selain dilarang secara hukum , di hadapan Tuhan pun judi adalah dosa dan semua itu telah diajarkan oleh semua agama yang diakui di Indonesia kalau berjudi itu adalah dosa.

Mari kita bergiat dalam melakukan sesuatu kegiatan yang positif agar kegiatan yang bersifat negatif dapat dihindari. Jangan pernah berputus asa dalam melakukan perkerjaan yang benar dan jangan gampang tergoda dengan ajakan berjudi untuk cara cepat menjadi kaya karena hal itu merupakan kesalahan dalam hidup anda, ingat dan camkan itu sebaik baiknya.
Semoga artikel ini dapat membawa manfaat yang baik dalam kehidupan anda sekalian.
Terima kasih.

Sunday, March 29, 2020

MENJUAL ANAKNYA SENDIRI KARENA HUTANG JUDI

AYAH MENJUAL ANAK KANDUNGNYA SENDIRI KARENA TERLILIT HUTANG JUDI


Sebagai seorang ayah pada umumnya harusnya menjadi seseorang yang bisa diandalkan keluarga.

Sudah menjadi budaya jika seorang ayah sebaiknya menjadi orang yang menafkahi keluarga.

Selain itu, seorang ayah harusnya bisa melindungi keluarganya sendiri dari semua masalah dan mara bahaya.

Namun, seorang ayah di Tiongkok ini malah melakukan kebalikannya.

Kisah ini pertama kali diberitakan oleh Daily Mail, seseorang pria yang kemudian diketahui bernama Jiang, telah ditangkap karena terbukti secara sah telah menjual putrinya sendiri.

Yang lebih parahnya lagi usia putrinya itu masih 1 tahun.

Jiang yang diketahui tinggal di provinsi Guizho, bagian barat daya Tiongkok ini tega menjual putrinya sendiri yang dia lakukan secara online kepada sepasang suami istri lain.

Dari hasil perbuatan kejinya dia berhasil mendapatkan uang sebesar Rp 126 juta dari pasangan suami istri yang membeli anaknya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dari kepolisian setempat, Jiang terang terangan mengatakan bahwa dirinya terpaksa menjual putrinya demi bisa lepas dari lilitan utang.

Dari proses pemeriksaan lebih lanjutnya, Jiang ternyata sedang terlibat perkara hutang sebesar Rp 126 juta kepada seorang bandar judi online di dekat tempat tinggalnya.

Kesehariannya Jiang adalah seorang pengangguran, Jiang sendiri akhirnya nekat menjual bayinya secara diam-diam tanpa sepengetahuan sang istri.

Aksi 'gila' Jiang ini dilakukannya pada bulan November 2018 lalu.


Kepada sang istri, Jiang beralasan ingin tidur di rumah ibunya yang jaraknya sekitar 140 Km dari tempat tinggalnya bersama sang istri.

Sang istri yang bernama Wang, mulai menaruh curiga setelah hampir selama3 bulan tidak pernah mendengar kabar dari putrinya lagi yang tinggal bersama sang suami.

Setiap kali sang istri bertanya, sang suami selalu memberikan alasan-alasan tak jelas.


Namun takdir seakan tidak tahan menahan kebohongan sang suami

Sampai pada akhirnya, sang istri nekat melihat isi ponsel sang suami.

Alangkah terkejutnya Wang setelah melihat isi percakapan sang suami dengan pembeli putrinya.

Merasa ketakutan, sang istri pun langsung melaporkan aksi sang suami ke kantor kepolisian setempat.

Setelah sempat menghilang selama beberapa hari, akhirnya sang suami ditangkap pihak kepolisian di sebuah kamar hotel.
 Jiang sendiri secara sadar mengakui, dirinya telah terlibat masalah hutang dengan jumlah yang menurutnya  sangat besar dan akhirnya Jiang dengan modal nekat menjual putrinya setelah melihat adanya tawaran adopsi anak di internet.

Pelaku juga berbohong kepada pembeli, dengan mengaku sebagai duda, tak memiliki sanak saudara, dan tak mampu lagi membiayai kehidupan sang anak.