Cerita berikut adalah sambungan dari blog saya yang sebelumnya terkait sharing cerita tentang tobat berjudi. Berikut lanjutan sharing kisah nyata dari seorang mantan pecandu judi online.
PART II
Sekali lagi saya mencobanya dan tidak pernah menyerah untuk bermain lagi pelan-pelan dan bertekad untuk membayar semua kekalahan saya yang angkanya mencapi sekitar 600 juta. Setelah mencapai angka ini saya sempat berhenti berjudi selama sebulan. Dan lagi lagi entah bagaimana sampai akhirnya saya tergoda kembali untuk berjudi karena rasa ingin mengisi waktu luang dan sambil menghasilkan uang. Kali ini saya telah menyiaka-nyiakan kesempatan yang diberikan sang pencipta untuk berbenah diri sehingga pada kali ini saya semakin menggila tanpa mengingat rasa bersyukur lagi. Akhirnya saya mengalami kekalahan dalam jumlah yang besar dan dalam keadaan panik terus bertaruh semakin besar dan besar lagi.
Sampai puncaknya pada tanggal 17 Desember 2019, saya melakukan deposit awal 50 juta pada Agen Judi Online Terpercaya yang biasa saya main dan saya juga langsung memasang 50 juta. Kemudian 50 juta itu lenyap hanya dalam waktu 12 detik. Dan selama 7 hari itu saya kalah hampir dengan jumlah 100 juta per harinya sehingga kekalahan saya seluruhnya mencapai 700 juta. Uang saya kali ini habis total.
Lalu kemudian dengan besar harapan saya bisa mengembalikan semua kekayaanku, dari SBOBET saya berpindah bermain di situs Maxbet sambil berharap mendapatkan keberuntungan yang lebih baik, dengan menggunakan gaji yang baru saya terima. Akan tetapi hasilnya masih sama, saya terus mengalami kekalahan. Saya melakukan deposit dengan jumlah mencapai 140 juta. Namun semuanya habis kembali. Dan dari sini saya merasa depresi yang amat dalam. Setiap malam gelisah dan cemas. mau tidurpun sulit, berkeringat setiap tidur di ruangan berAC maupun tidak. Dalam menjalankan hobi futsal dan kuliner saya biasanya, tapi saat depresi hobi yang saya lakukan terasa hambar. Saya lebih banyak mengurung diri di kamar. Selalu teringat kekalahan yang saya alami setiap harinya. Saya selalu merasa bersalah sampai muncul bisikan-bisikan negatif di kepala bahwa saya tidak sangat tidak berguna, bahkan sempat ada bisikan untuk melakukan bunuh diri.
No comments:
Post a Comment